Ikatan Ahli Bencana Indonesia

Ikatan Ahli  Bencana Indonesia
'

Risikobencana.co . Jakarta, 2/11/2017. Dalam upaya untuk mengidentifikasi dan mensinergikan penelitian dan pengkajian terkait kebencanaan untuk memenuhi kebutuhan nasional, Kepala BNPB sebelumnya, Dr. Syamsul Maarif berinisiatif untuk mengadakan suatu pertemuan yang dinamakan Pertemuan Ilmiah Tahunan yang untuk pertama kalinya diadakan di Surabaya pada tanggal 3-5 Juni 2014.

Pertemuan pertama ini telah sukses menghasilkan cetak biru penelitian kebencanaan Indonesia untuk periode 2015-2019. Selain cetak biru tersebut, para peserta Pertemuan Ilmiah Tahunan tersebut sebanyak 365 orang yang terdiri dari para ilmuwan, peneliti, perekayasa, akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang kebencanaan setuju untuk membentuk suatu wadah bagi mereka dalam saling berkoordinasi dan berkomunikasi, bertukar pikiran dan informasi dalam rangka melaksanakan peran mereka menggunakan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi untuk membangun ketahanan di semua tingkatan.

Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) berkomitmen untuk mengembangkan, memajukan dan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membangun Indonesia Tangguh Bencana.

IABI memiliki Keahlian di bidang kebencanaan diantaranya :

  • Gempa Bumi;
  • Tsunami;
  • Gerakan Tanah;
  • Erupsi Gunung Api;
  • Banjir dan Banjir Bandang;
  • Kekeringan;
  • Cuaca Ekstrem;
  • Abrasi dan Gelombang Ekstrem;
  • Kebakaran Lahan dan Hutan;
  • Epidemi dan Wabah Penyakit;
  • Gagal Teknologi.
  • Sosio-kultural dan Demografi

IABI memiliki fungsi sebagai :

  • Wadah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kebencanaan;
  • Sarana Komunikasi, Konsultasi dan Koordinasi antar anggota dan/atau antar organisasi profesi lainnya;
  • Wadah untuk pembinaan dan peningkatan kompetensi kebencanaan. ( Jojo)

Website resmi IABI : http://www.iabi-indonesia.org

Sumber: IABI

Comments (0)
Berikan Komentar Anda

Previous PostinaRISK Personal: Masyarakat adalah Subjek PRB
Next PostMengenalkan Budaya Sadar Bencana di Cianjur