Mengurangi Sampah Plastik Dengan Ecobrick

Mengurangi Sampah Plastik Dengan Ecobrick
'

Risikobencana.co. Jakarta, 28/11-2017. Sampah menjadi masalah yang cukup pelik sampai hari ini, mulai dari pengumpulan, tempat pembuangan sementara sampai pada tahapan pembuangan akhir. Di Jakarta saja, tiap hari mencapai 6.000 ton sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir. Sampai di pembuangan akhir Bantar Gebang sampah-sampah dari DKI tersebut di tumpuk di lahan seluas 110,8 hektare.

Padahal bisa saja sampah-sampah tersebut dikurangi dan dikelola dengan cermat atau dimanfaatkan kembali. Ecobrick, adalah sebuah gerakan pemanfaatan kembali sampah-sampah untuk berbagai kepetingan, salah satunya sebagai bahan dasar pembuatan rumah. Apa itu Ecobrick ?

Ecobrick adalah metode untuk meminimalisir sampah dengan media botol plastik yang diisi penuh dengan sampah anorganik hingga benar-benar keras dan padat. Tujuan dari ecobrick sendiri adalah untuk mengurangi sampah plastik, serta mendaur ulangnya dengan media botol plastik untuk dijadikan sesuatu yang berguna. Contoh pemanfaatannya adalah untuk pembuatan meja, kursi, tembok, maupun barang kesenian lainnya yang bahkan memiliki nilai jual. Metode ini terbukti mengurangi jumlah sampah plastik di Kanada, negara tempat bernaung pencipta Ecobrik ini, yaitu Russell Maier. (RN)

Comments (0)
Berikan Komentar Anda

Previous PostBNPB selenggarakan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana 2017
Next PostMengenalkan Budaya Sadar Bencana di Cianjur