Pengantin Tebar Bibit Ikan Untuk Kembalikan Ekosistem Sungai

Pengantin Tebar Bibit Ikan Untuk Kembalikan Ekosistem Sungai
'

Sepasang pengantin Kampung Sidorejo, Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah menebar benih ikan di sungai setempat, Kali Lunyu. Aksi tebar benih ikan diharapkan membantu pemulihan ekosistem sungai.

Tebar benih dilakukan pukul 15.00 WIB usai pemberkatan di Gereja Maria Assumpta dan resepsi, Minggu (3/9). Pengantin tersebut yakni Maria Wiwid Nila P dan Agustinus Bambang Supriyadi. Wiwid merupakan warga Kampung Sidorejo, sedangkan suaminya Bambang warga Kabupaten Ngawi.

Ketua RW 11 Kampung Sidorejo Siswanto mengatakan, tebar ikan oleh pengantin merupakan tradisi di Kampung Sidorejo sejak beberapa wakti terakhir. Warga setempat yang menikah diharapkan membantu upaya mengembalikan ekosistem sungai dengan tebar benih ikan.

 

"Ini sudah ketiga kali pengantin tebar benih ikan. Ketika menyiapkan persyaratan (berkas) menikah memang kami sampaikan ke keluarga pengantin untuk mendukung program Komunitas Kali Lunyu. Salah satunya dengan tebar benih ikan,” kata Siswanto.

 

Pasangan Wiwid dan Bambang menyumbang delapan kantong berisi benih ikan nila, patin, bawal, dan lele. Meski masih mengenakan busana pengantin lengkap, Wiwid dan Bambang tak canggung untuk melepas langsung benih ikan ke sungai. Selain ratusan benih ikan, juga dilepas dua indukan ikan nila dengan berat masing-masing 1kg.

Wiwid mengatakan, sebelumnya ia telah mengetahui tradisi di kampungnya tersebut. Kebetulan ia dan suami sama-sama pecinta lingkungan. Gayung bersambut, Wiwid pun sangat mendukung upaya yang dilakukan masyarakat untuk menjaga kelestarian sungai.

 

"Kami ingin ikut berpartisipasi di tradisi tebar ikan karena saya dan suami juga sangat mencintai alam. Ada harapan besar dari kami agar nantinya anak-anak bisa bermain dan memancing ikan di sungai. Termasuk menggugah kesadaran warga untuk ikut menjaga sungai,” tutur Wiwid.

 

Pelepasan dua indukan ikan nila, lanjut Wiwid, terkandung harapan agar segera diberi momongan. Demikian halnya dengan indukan ikan yang diharapkan dapat berkembang biak menjadi lebih banyak.

 

Comments (0)
Berikan Komentar Anda

Previous PostGubernur Mengajar, Sebuah Ikhtiar Untuk Hadapi Bencana