Presiden Pastikan Korban Gempabumi Banjarnegara Tertangani dengan Baik

Presiden Pastikan Korban Gempabumi Banjarnegara Tertangani dengan Baik
'

Risikobencana.co, Banjarnegara, 24/4/2018 - Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Desa Sidakangen, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (23/4).  Presiden langsung mendapatkan update situasi terkini mengenai penanganan bencana dan korban dari Kepala BNPB.

Tercatat data di BNPB, Kabupaten Banjarnegara mengalami gempa bumi pada Rabu, 18 April 2018 pukul 13.28 WIB lalu.  2.125 masyarakat terdampak yang masih mengungsi. dua orang meninggal dunia dan sudah dimakamkan Asep (13 tahun) dari Desa Kasinoman, dan Kasrih (100 tahun) dari Dusun Bakalan. Gempa pertama 21 jiwa luka-luka dan gempa kedua 6 luka-luka yang dalam perawatan rumah sakit daerah.

465 unit rumah yang rusak, yang terdiri atas 144 rumah rusak berat, 125 rumah rusak sedang, dan 196 rumah rusak ringan. Selain itu ada 4 masjid, 2 musala, 1 bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 3 bangunan Sekolah Dasar (SD) yang mengalami rusak berat. 

 Penanganan bangunan yang rusak berat dan rusak sedang akan ditangani oleh pemerintah pusat. Sementara untuk bangunan yang mengalami rusak ringan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten. 

"Kita butuh waktu 2 minggu sampai 1 bulan untuk persiapan material, perencanaan, dan lain-lain. Dan kita harapkan dalam waktu 2 minggu sampai 1 bulan semuanya sudah dikerjakan oleh BNPB bekerja sama dengan Kementerian PUPR," ucap Presiden.

Setelah itu Presiden pergi untuk meninjau lokasi kedua yaitu di Dusun Kasinoman, Desa Kasinoman, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Bajarnegara. Di sini, Presiden menyempatkan untuk melihat rumah yang rusak akibat gempa.

Masyarakat terdampak telah dipenuhi kebutuhan dasarnya, termasuk pelayanan kesehatan dan trauma healing. Proses belajar mengajar bagi murid yang sekolahnya terdampak akan disediakan ruang kelas sementara agar kegiatan sekolah tetap dapat berjalan.

Sementara sekolah dan masjid diperbaiki, pemerintah akan menyediakan ruang kelas sementara untuk menjamin kegiatan sekolah tetap dapat berjalan. Selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri, pemerintah akan menyediakan tempat ibadah sementara.

Presiden juga menjelaskan apa saja bantuan yang akan diberikan pemerintah kepada pengungsi gempabumi. Mulai dari uang jaminan hidup per hari per orang, hingga bantuan sewa rumah per bulan. Pada kesempatan tersebut, presiden juga sempat menyerahkan santunan kepada keluarga yang anggota keluarganya meninggal dunia akibat gempa dan membagikan buku kepada anak-anak.

Presiden beserta rombongan tiba di Kabupaten Banjarnegara pukul 15.20 WIB setelah kunker dari Purbalingga. Turut mendampingi Presiden adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono,  Plt. Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, dan Bupati Purbalingga Tasdi, Kepala BMKG Dwikorita. (acu).

Sumber: https://bit.ly/2JloLlh

Comments (0)
Berikan Komentar Anda

Previous PostSosialisasi Hari Kesiapsiagaan Bencana: Siap Untuk Selamat
Next PostHembusan Gunung Agung Konstan Kelurkan Abu Vulkanik, Bandara International I Gusti Ngurah Rai Ditutup Sementara