Ekspedisi Palu-Koro dan 295 Sesar Aktif di Indonesia

Ekspedisi Palu-Koro dan  295 Sesar Aktif di Indonesia
'

Risikobencana.co. Jakarta, 2/11/2017. Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi Indonesia (Ketum IAGI) Sukmandaru Prihatmoko mengungkapkan adanya tiga wilayah di Indonesia yang memiliki sesar (patahan) aktif yang perlu di waspadai. Tiga wilayah sesar aktif tersebut adalah Sumatera, Sorong dan Sulawesi Tengah.

Indonesia berada di jalur gempa, karena ada di pertemuan beberapa lempeng tektonik. Selama ini yang terkenal adalah sesar Sumatera, padahal yang dua lainnya yaitu sesar Sorong dan sesar Palu-Koro juga perlu diperhatikan. Demikia jelas Sukmandaru di kantor IAGI saat konferensi pers up date gempa dan sesar aktif di Sulawesi Tengah, tengah tahun lalu 2017.

Sukmandaru lebih lanjut menjelaskan, lempeng tektonik bumi sebenarnya terus bergerak dan akan terlihat setiap tahunnya bergeser minimal sekitar beberapa cm. Ketika lempeng bergerak akan menghasilkan tiga kemungkinan yakni: 1. “tabrakan” antar lempeng, 2. kedua lempeng yang saling menjauh dan mengakibatkan magma dari perut bumi naik ke kerak bumi, dan 3. lempeng yang saling bergesekan.

Semua peristiwa itu akan menghasilkan gempa bumi. Tambah Sukmandaru lagi.

IAGI sudah membuat rencana yang disusun bersama 25 peneliti, yang terdiri dari geolog, antropolog, sejarahwan, sosiolog untuk melakukan ekspedisi di sesar aktif yang selama ini kurang disorot media, yaitu di Sulawesi Tengah (sesar Palu-Koro) pada awal 2018 mendatang.

Ekspedisi akan melakukan pemetaan sesar, memprediksi aktivitas sesar dan sosialisasi pada masyarakat sekitar dan juga terutama pemerintah setempat, sebagai upaya mitigasi atau pengurangan risiko bencana, saat nanti terjadi gempa besar di wilayah itu. (Jojo)

Sumber: DisasterChannel.co dan EkspedisiPaluKoro.co

Comments (0)
Berikan Komentar Anda

Previous PostMasyarakat Bali Sudah Tangguh Bencana, Jangan Dilemahkan
Next PostSesar Palu-Koro dan Warisan Peradaban Kuno di Sulawesi Tengah