Pengurangan Risiko Bencana (PRB) adalah rangkaian upaya yang dilakukan secara sistematis untuk menganalisa risiko-risiko dampak bencana terhadap kehidupan dan penghidupan manusia. Setelah hampir 1 (satu) dekade upaya penanggulangan bencana di Indonesia dilaksanakan, telah banyak kemajuan-kemajuan dan capaian-capaian dalam membangun ketangguhan bangsa terhadap bencana melalui upaya pengurangan risiko bencana. Namun, besarnya pencapaian penurunan risiko bencana perlu terus dimonitor dan evaluasi agar upaya-upaya tersebut tidak hanya mengurangi risiko yang ada namun diharapkan dapat mencegah munculnya risiko-risiko baru. Investasi PRB perlu selalu dilakukan secara fokus dan inklusif dalam pembangunan berkelanjutan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, untuk mendukung kemajuan-kemajuan dalam upaya penanggulangan bencana ini diperlukan komitmen yang kuat antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, Masyarakat, dan sektor swasta.

Sejak Tahun 2009, Badan PBB UNISDR (United Nations International Strategy for Disaster Reduction) telah menetapkan tanggal 13 Oktober sebagai hari peringatan Pengurangan Risiko Bencana Internasional (International Day for Disaster Risk Reduction). Hari Peringatan Pengurangan Risiko Bencana ini menjadi pengingat bersama atas kemajuan-kemajuan, keberhasilan, capaian-capaian dalam mempertahankan ketangguhan dari dampak Di Indonesia, Peringatan Pengurangan Risiko Bencana telah menjadi agenda Nasional yang dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2013. Penyelenggaraan peringatan bulan PRB nasional sebelumnya secara berturut adalah Kota Mataram, NTB (2013), Kota Bengkulu, Bengkulu (2014), Kota Surakarta, Jawa Tengah (2015), dan Kota Manado, Sulawesi Utara (2016).

Sesuai dengan semangat nawacita dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019, dalam rangka “menurunkan indeks risiko bencana pada pusat-pusat pertumbuhan”, kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Tahun 2017 mengangkat tema “Pengurangan Risiko Bencana Sebagai Investasi Pembangunan”.

TUJUAN DAN MANFAAT
Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Tahun 2017 ini merupakan sarana untuk memperkuat pemahaman Pemerintah dan Masyarakat terhadap aktivitas Pengurangan Risiko Bencana sebagai investasi untuk ketangguhan. Hal ini bertujuan untuk membangun kesadaran bersama, membangun dialog dan mengembangkan jejaring antar pelaku PRB serta dapat dijadikan ajang pembelajaran bersama bagi pelaku PRB seluruh Indonesia. Manfaat yang diharapkan adalah meningkatnya kemitraan antar pelaku penanggulangan bencana di Indonesia, dan memberikan komitmen bersama antar pemangku kepentingan di Indonesia.

WAKTU DAN TEMPAT
Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Tahun 2017 akan diselenggarakan di 3 (tiga) kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat, yaitu Kota Sorong, Kab. Sorong, dan Kab. Raja Ampat pada tanggal 23 – 24 Oktober 2017.

PESERTA
Peserta Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Tahun 2017 diperkirakan berjumlah lebih dari 2.000 orang, yang terdiri dari Kepala Daerah, DPR/DPD/DPRD, Kementerian/Lembaga, SKPD Provinsi dan Kab/Kota (terutama BPBD Provinsi/Kab/Kota), Organisasi Nasional/Daerah/Internasional, Forum PRB, praktisi kebencanaan, perguruan tinggi, Lembaga Usaha, dan organisasi masyarakat.

 Informasi Bulan PRB Selengkapnya Klik  : http://bit.ly/2gE9mDQ